Langkah paling aman dan utama adalah menolong tanpa masuk ke dalam air jika memungkinkan. Berikan alat bantu seperti galah, tali, atau pelampung dari pinggir kolam untuk dipegang korban. Berteriaklah dengan suara tegas untuk menenangkan korban dan instruksikan agar meraih alat tersebut. Jika tersedia, gunakan ring buoy (pelampung donat) dengan cara melemparkannya tepat ke arah korban. Selalu prioritaskan keselamatan diri Anda sendiri.
Mendekati Korban dengan Hati-Hati
Jika harus masuk ke air, bawalah alat bantu seperti pelampung. Dekati korban dari belakang jika memungkinkan, karena orang yang panik cenderung meraih dan mendorong penyelamat ke bawah air secara refleks. Jika korban menghadap Anda, berikan dahulu alat bantu untuk dipegangnya, atau menyelamlah sebentar untuk menghindari cengkeramannya. Jangan biarkan korban memeluk tubuh Anda karena bisa membahayakan kedua belah pihak.
Teknik Membawa Korban ke Tepi
Setelah korban dapat dipegang atau memegang alat bantu, tarik atau bawalah ia ke tepi kolam. Gunakan teknik membawa seperti gaya samping (side stroke) untuk menjaga jarak. Jika korban sudah tenang, Anda bisa menariknya dari belakang dengan tangan menyilang di dada korban. Tetaplah berbicara untuk menenangkannya selama proses evakuasi. Usahakan wajah korban tetap berada di atas permukaan air.
Memberikan Pertolongan di Darat
Segera setelah korban berada di darat, baringkan di permukaan yang rata. Periksa kesadaran dan pernapasannya. Jika korban tidak bernapas, segera minta bantuan orang sekitar untuk menghubungi ambulans (118/119) dan ambil alat AED jika ada. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) dengan kompresi dada dan napas bantuan jika Anda terlatih. Jangan mencoba mengeluarkan air dari paru-paru dengan memiringkan tubuh, karena hal itu hanya membuang waktu berharga.
Pentingnya Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Kejadian tenggelam sering terjadi secara cepat dan senyap. Pencegahan adalah kunci utama dengan selalu mengawasi orang yang berenang, terutama anak-anak. Pastikan kolam renang memiliki penjaga pantai (lifeguard) yang terlatih dan peralatan keselamatan yang mudah diakses. Mengikuti pelatihan dasar pertolongan pertama dan RJP sangat dianjurkan bagi semua orang. Kesiapsiagaan ini dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati.